Senin, 16 Desember 2013

KELADITIKUS

 
Mereka Yang Berkhasiat

Nama :
Lokal = Keladitikus (Jawa)

Latin = Typhonium flagelliforme

Asing = Shui banxai (China), keladitikus, rodent tuber (Malaysia)

Bagian yang digunakan herbal adalah seluruh bagian tanaman

Efek Herbal :
Hepatoprotektor, antibakteri, dan immunomodulator.

Empiris :
Keladitikus bisa mengobati kanker, gangguan jantung, flu, batuk, dan hipertensi.

Senyawa Aktif :
Fitol, asam heksadekanoat, asam oktadekanoat, koniferin, beta-sitosterol, beta-daukosterol, serebrosida, asam laurat, asam kaprat.

Bukti Ilmiah :
1. Antikanker;
2. Antibakteri.




BUNGUR

Mereka Yang Berkhasiat

Nama :
Lokal = Bungur, ketangi, laban, wungu (Jawa), Bungur kuwal, bungur bener (Lampung), bungur                     tekuyung (Palembang), bhungor, wungur (Madura)

Latin = Lagerstroemia speciosa

AsingBungur (Melayu)

Kegunaannya yaitu sebagai tanaman hias dan tanaman pelindung.

Bagian yang digunakan herbal adalah Biji, kulit kayu, daun.

Efek Herbal :
Antibakteri, hipoglikemik.

Empiris :
Masyarakat menggunakan rebusan kulit batang bungur untuk menurunkan kadar gula darah. Biasanya konsumsi dipadukan dengan kapsul daun sendok dan mimba. Daun sendok termasuk antidiabetes, mimba untuk mengurangi gatal-gatal.

Senyawa Aktif :
Asam korosolik, saponin, flavonoid, dan tanin.

Bukti Ilmiah :
Hipoglikemik
Dr Yamakazaki, farmakolog Hiroshima University School of  Medicine, Jepang. Meriset asam korosolik, senyawa aktif pada daun bungur yang berfungsi seperti insulin. Hasil penelitiannya menunjukkan korosolik mengaktivasi proses transfer glukosa  darah ke dalam sel sehingga kadar glukosa darah turun. Otomatis menumpukan glukosa dalam darah bisa dicegah. Uji klinis telah dilakukan di beberapa negara untuk membuktikan khasiat korosolik. Hasilnya korosolik dapat mempengaruhi kadar glukosa dalam darah penderita diebetes.