 |
| Add caption |
Mereka yang berkhasiat
Nama :
Lokal = Temulawak (Jawa), Temu Lobak (Madura), Koneng Gede (Sunda).
Latin = Curcuma xanthorrhiza
Asing = Java turmenic (Inggris), Jiang Huang (China), Wan Chak mon luk (Thailand), Shu gu jiang huang (China) Kurkum (Arab), Temu Lawas (Malaysia).
Kegunaan = Rempah penyedap masakan, pemberi warna kuning pada masakan.
Bagian yang digunakan untuk herbal adalah Umbinya
Efek Herbalnya yaitu Temulawak bisa dibuat minum untuk menjaga kesegaran badan.Sifat diuretik, antifungi, tonikum, dan meningkatkan sekresi empedu.
Empiris :
Temulawak merupakan salah satu keluarga Zingiberaceae yang paling sering digunakan sebagai obat. Senyawa aktif berkhasiat obat paling banyak berkumpul di dalam rimpang. Temulawak digunakan untuk mengobati hepatitis, radang hati, radang empedu, radang ginjal, batu empedu, kurang nafsu makan, diare, wasir, melancarkan ASI, dan kolesterol tinggi. Ramuan temulawak yang dikonsumsi secara teratur bisa menjaga kesehatan organ liver.
Senyawa Aktif = Kurkumin, xanthorrhizol, germakron. Rimpang temulawak juga mengandung zat pati (48-60%), serat kasar (2,58-4,83%), Abu (5,26-7,07%), dan minyak asiri (1,48-1,63%). Yang disebut terakhir terdiri dari 32 komponen seperti kamfer, turmerol, xanthorrizol, dan trisiklin. Minyak asiri bersifat men ingkatkan produksi getah empedu dan mampu menekan pembengkakan jaringan dalam tubuh.
Efek Kimiawi =
- Efek Hiportermik yaitu Temulawak mengandung germakron, zat aktif yang aktifitasnya menekan sistem syaraf pusat. itulah sebabnya temulawak juga bisa menurunkan suhu tubuh jika dikosumsi.
- Efek Hipolipidemik yaitu Temulawak dilaporkan sebagai salah satu trigliserida. Dua senyawa fenolik yang berhasil diisolasi sebagai agen hipolipidemik adalah: 5-hidroksi-7-(4-hidroksifenil)-1-fenil-(1 E)-1-HEPTEN DAN 7-(3, 4-dihidroksifenil)-5-hidroksi-1-fenil-(1 E)-1-hepten.
Bukti Ilmiah=
1. Antikolesterol, antistroke;
2. Antiplak, antimikroba dan antibakteri;
3 .Agen antioksidan;
4. Penghambat Osteoarthritis;
5. Hepatoprotektor;
6. Antijamur;
7. Antiinflamasi dan;
8. Anti plasmodial.
Temulawak merupakan satu dari sedikit herbal Indonesia yang sudah termasuk fitofarmaka. Artinya keamanan konsumen terjamin karena sudah teruji klinis. Khasiat temulawak sudah bisa dipertanggungjawabkan, yakni bahan yang tidak berbahaya dan dapat meningkatkan daya tahan untuk melawan racun bagi tubuh. Secara umum temulawak berefek menormalkan fungsi jaringan yang terganggu.
x